Kamis, 15 November 2012

Album Baru

  
     Tahun ini terhitung delapan tahun Kotak berkarya di ranah musik tanah air. Empat album studio yang diterima penikmat musik Indonesia serta berbagai penghargaan yang diterima Kotak adalah penanda eksistensi Tantri Syalindri Ichlasari alias Tantri (Vocal), Swasti Sabdastantri alias Chua (Bass) dan Mario Marcella alias Cella (Gitar).

     Usia 8 tahun memang istimewa bagi Tantri, Chua dan Cella. Mere
ka baru saja menyelesaikan tur keliling 8 kota dalam waktu 8 hari. Hebatnya, ini semua dilakukan lewat jalan darat, dan Kotak sama sekali tidak tidur di hotel, melainkan di bis khusus.



ARTI IDOLA



A
walnya terbentuk dari ajang pencarian band “DREAM BAND” yang ditayangkan di stasiun TV7  (sekarang Trans7)  pada tanggal  27 September 2004, yang berpersonilkan Pare (vokal), Cella (gitar), Ichez (bass), dan Posan (drum).
Setelah ajang ini berakhir Pare sang vokalis berniat mengundurkan diri dari manajemen Kotak. Namun berhubungan dengan promosi album belum kelar, Pare masih mengurungkan niat tersebut. Kotak merilis album perdananya pada tahun 2005. Album pertama “KOTAK”: Hilang, Terbang (Khayal), Damai Hati, Kau Pilih Dia, Saat Kau Jauh, Tentang  Hidup, Remuk, Tanpamu, Satu Cinta, Phobia, Sendiri. Dan di penghujung 2007, akhirnya Pare resmi meninggalkan Kotak yang sudah membesarkan namanya itu.


Rabu, 14 November 2012

Sejarah Kelahiran-KU



arti SEBUAH nama



Nama... adalah... nama...
Dianggap remeh dan tak berguna
Tak ada tujuannya...
Dan dianggap sekedar kiasan diri saja

Namun semua itu salah...
Nama adalah sebuah masa depan yang cerah
Sebagai tujuan hidup yang terarah...
Pedoman setiap insan-insan indah

Nama bagai do’a orang tua
Merupakan wahyu terbesar dari Sang Pencipta...
Yang sangat berharga bagi pemiliknya
Akan selalu tersimpan dalam jiwa...

Tahukah kamu...?
Akan arti sebuah namamu
Mergertikah kamu...?
Jerih payah yang diberikan orang tuamu

Jangan jadikan nama sebagai bahan ejekan...
Jadikan jalan nanti yang harus kau lakukan
Dengan do’a dan perjuangan...
Yang esok kan dijemput kesuksesan

Namun setelah keberhasilanmu
Jangan pernah lupakan semua itu...
Keringat usaha dari orang tuamu
Tujuan awal namamu...

Hargailah nama itu
Seburuk apapun itu...
Jangan biarkan tergantikan oleh waktu
Karna itu sudah yang terbaik bagi orang tuamu...

SUARA PENDERITAAN





Pagi ini hari cerah sedang menyelimuti semua hati orang Jakarta. Meskipun terlihat jalan raya yang dikerumuni ramai orang-orang. Mereka tetap memiliki senyuman berseri untuk menjalani hari. Tak terkecuali pasangan yang baru menikah setahun yang lalu ini. Mereka sedang duduk menikmati segarnya udara pagi di teras lantai atas rumahnya.
Sambil mengelus-elus perut istrinya yang sudah besar dan sedang duduk disampingnya itu, Romi berbicara tentang masa lalunya kepada Adinda. Dan ditengah obrolan mereka tiba-tiba Dinda merasakan sesuatu diperutnya. Dan sepertinya akan melahirkan. Kemudian Romi pun segera menggotongnya ke Rumah Sakit. Dan dibawa Dinda ke ruang bersalin sambil meringik dan menjerit kesakitan.