Rabu, 30 Januari 2013

Sebuah Kenangan Terindah Dari Seseorang


      Gerbang sekolah yang menyambut, beribu siswa bergerombol ramai menunggu nomer urut pendaftaran masuk SMA tahun itu. Mungkin semua anak-anak itu tak akan menyangka semua. Berdirinya mereka disana meski tak saling kenal nantinya akan mencetak sebuah sejarah. Sejarah yang tak mungkin semudah membalik telapak tangan mereka melupakannya. Dan akan menjadi...
Bayang Abadi
 
       Kisah ini berawal dari sebuah rasa. Rasa... yang tak sampai dari seorang gadis mungil di pinggiran kota. Andy, menuntut ilmu di sebuah sekolah negeri paling favorit di kota itu. Bersama-sama teman sebaya lainnya, mereka punya tekad dan tujuan yang sama, akan jadi seseorang yang sukses nantinya. Dengan 32 siswa dalam satu ruang, Andy belajar layaknya siswa. Mungkin tak pernah mereka sadari, yang di alaminya semua saat ini adalah suatu sejarah yang natinya tak akan punah dari ingatan mereka.


          Setiap hari mereka jalani dengan biasa-biasa saja seperti seorang siswa wajarnya. Satu siswa denga yang lain mulai mendekat, mereka mulai akrab sebagai teman. Berbulan-bulan pun berlalu begitu saja.
          Dari awal sampai saat ini, aku seperti belum mendapatkan apa-apa...” bayangan Andy pada teman-temannya.
          Memang waktu seperti berjalan begitu cepatnya serasa belum merasakan apa yang sebenarnya dia inginkan.
          “Aku juga merasakannya...seperti ada yang sia-sia kurasakan”  Jawab Dimas teman dekat Andy saat ini.
          Ada sisi aneh yang dirasakna oleh Andy. Setiap waktu, detik, setiap malam, dia selalu berpikir ada apa sebenarnya. Dari pagi itulah dia mencoba mengatasinya. Dengan sedikit merubah jalan, dia memulai lagi dari awal. Andy sedikit demi sedikit merubah segalanya, namun tak sampai merubahn tujuan awal saat dia masuk dalam kelas itu. Semua itu akan selalu jadi cita-cita yang ingin digapainya nanti.
          “kau sedikit berubah minggu-minggu ini, tak seperti biasanya” bingun si Dimas.
          “Mungkin tak akan jadi sis-sia jika aku merubahnya dari sekarang” Jelas Andy.
          Hari-hari dirasakan oleh teman-temanya, terutama Andy sendiri yang meras dirinya semakin berubah jauh. Apalagi setiap menatap laki-laki itu. Indra, adalah seorang siswa yang pandai dan punya banyak prestasi selam di sekolah itu. Mungkin yang membuat Andy berubah adalah dia selalu berfikir...
          “Seorang laki-laki yang jelas sudah masa depannya, mungkin idaman yang selalu aku cari selama ini” curhatan Andy pada sahabatnya.
          Dari sudut pandangya selalu ada perbedaan dari  Indra dengan laki-laki lain yang dibayangkan Andy. Senyuman manis itu tergambar pada wajah Andy saat melihat Indra. Mungkin ini pertama kalinya Andy selalu bahagia setiap memandang Indra, laki-laki yang beberapa minggu ini yang selalu di pandangnya. Namun tak pernah disadari Indra jika dia sedang diperhatikan oleh Andy.
          Andy pun mulai memberanikan diri menampakan wajahnya dengan Indra.
          “Hai... apa kabarmu?” basa-basi Andy.
Mungkin kaget bagi Indra di dekati oleh seorang perempuan.
Hai juga” jawab cuek Indra.
Sepertinya aku menanyakan pertanyaan yang salah. Pasti tak pernah jika dirimu itu dalam keadaan buruk” dengan pedenya Andy menjawab.
Kenapa tidak? Aku juga manusia biasa” bantah Indra.
Memang benar. Tapi kalau melihatmu, apanya yang buruk dari dirimu, selalu terlihat istimewa dengan segudang prestasimu” Jelas panjang lebar Andy.
Memang di mata Andy, Indra itu sempurna. Tapi tak sama seperti yang di alami Indra sesungguhnya. Indra tak sesempurna itu, dia tak pernah mengingkan jika dia itu punya beribu-ribu piala dan piagam penghargaan seperti yang terlihat selama ini. Dia ingin jadi siswa seperti layaknya siswa lainnya. Selalu belajar di kelas, mendapatkan materi dari guru, tak pernah diistimewakan ataupun bergaul dengan teman-teman sebayanya. Indra selalu risih jika selalu diistimewakan. Apalagi selama minggu-minggu terakhir ini, dia tak pernah masuk ke kelasnya. Jadi hal mustahil jika dia mengenal semua nama teman sekelasnya. Untuk masuk ke kelasnya saja, dia tak pernah.
Kenapa kau berfikir seperti orang gila begitu. Padahal yang selalu di inginkan setiap siswa itu menjadi sepertimu. Seharusnya kau merasa beruntung selalu mendapatkan keistimewaan dari guru-guru” Fikir Andy.
“Memang semua lebih enak dibayangkan, daripada di jalani kenyataannya” Cuek Indra dan langsung pergi.
Inilah rasa yang selama ini dirasakan Andy. Atau bisa dikatakan itu adalah cinta pertama yang Andy berikan pada seorang laki-laki.
Hari itu cerah tak seperti biasanya. Semakin menyinari wajah berseri Andy kala itu. Andy merasa semakin lebih maju kedepan dari hari-hari sebelumnya. Minggu itu adalah minggu-minggu dimana semua siswa melaksanakan ujian akhir semester. Bagi Andy dia harus mulai dari hal yang terkecil untuk memulai awal dari kesuksesannya yang selalu jadi bayang-bayangnya.
Kelas itu... Kelas Andy sekarang semakin bewarna berkatnya. Dan semua siswa itu semakin merasa jika mereka tak ingin dipisahkan satu sama lain. Mereka ingin menjadi sahabat sepanjang hidup mereka. Seperti sebuah lem yang selalu lengket dan tak akan ada yang bisa melepasnya. Namun tak selamany keadaan seperti, semua itu akan berakhir dan berubah. Mereka tak akan selalu menjalani hidup mereka bersama-sama untuk selamanya. Karena mereka memiliki kehidupan sendiri-sendiri dan bidangnya masing-masing. Harus memilih jalan mana yang akan mereka tempuh nantinya. Mereka memilih jurusan dan kelasnya masing-masing. Meskipun tak lagi sekelas, setidaknya mereka masih satu sekolah dan bisa bertemu saat waktu istirahat tiba dan itu akan terus terjadi sebelum mereka semua lulus dari sekolah itu. Namun meski begitu tak dirasakan kedekatannya seperti dulu lagi.
Mungkin inilah sia-sia itu... sia-sia dimana mereka tak benar-benar merasakan indahnya menjadi seorang sahabat yang benar-benar sahabat. Apalagi Andy yang mulai mencintai Indra semenjak itu.
Kenapa semua tak seperti direncanakan. Semua tetap menjadi kesia-siaan saja meski sudah berusaha keras”  Keluh kesah Andy.
Benar jika Tuhan itu memiliki rencana sendiri” Kata Dimas.
Hari cerah itu sekarang berubah jadi suram. Membuat sebuah mendung, dan meniupkan angin yang akan menurunkan tetesan dari air hujan. Begitu suasana hati Andy sekarang ini.
Pertama kali di kelas baru, duduk bersama teman baru, ditempat yang baru dengan suasana baru, itemani lembaran-lembaran kertas yang baru pula.
Dimana dia, seharian ini aku belum melihatnya” tanya-tanya Andy.
Mungkin dia sedang sibuk dengan kegiatannya dan akan kembali dengan membawa sebuah kemenangan. Andy ingin mengungkapkan isi hatinya pada Indra. Andy sedikit merasa gelisah dan khawatir dengan Indra
kenapa ini? Tak pernah aku se takut ini...” keresahan Andy.
Memang semenjak Andy mendekat, semakin menjauh dengan Indra. Bahkan sebulan lalu Andy pun tak pernah melihat kabar Indra sekalipun. Sebenarnya tanpa disadari Andy, Indra juga merasa menyukai Andy. Namun sekarang tak akan bisa lagi. Indra harus berusaha tak terlihat lagi dari pandangan Andy. Karena dia tahu, dia akan menyakiti Andy nantinya. Andy tak pernah menyadari perkataan Indra waktu itu. Keinginan Indra satu-satunya adalah menjadi siswa biasa... normal seperti biasa yang tak pernah merasakan sakit, sakit hatinya karena satu hal yang menghabiskan jiwanya.
Andy tersadar setelah semuanya telah berakhir. Setelah semua harapan-harapannya punah sudah. Penyakit kankerlah yang membuat Indra jengkel jika ditanya bagaimana keadaannya. Indra akan meninggalkan Andy untuk selamanya tanpa sedikitpun salam perpisahan dari penyakit yang mengidap Indra sejauh ini. Membuat semakin terpukul dan sangat kehilangan.
Mungkin benar kat Indra, lebih indah jika semua ini hanya menjadi bayangan saja” Kata hati sedih Andy.
Semua tak seindah dari kenyataan. Sia-sia yang menghantui selama ini akhirnya terjadi sesuai takdir yang sudah tertulis. Dunia ini tak akan selalu menjadi seperti yang kita inginkan. Semua itu sudah menajdi aturan-Nya dan tak mungkin seseorang akan bisa menghindar sejauh apapun dia akan berlari. Semua tak akan menjadi yang paling penting lagi jika kita kembali pada-Nya. Bagi Andy sekarang adalah rasa cintalah yang akan abadi dan jadi sebuah sejarah terbesar di kemudian hari...



BERSAMBUNG....
.
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar